Friday, March 17, 2017

BATTLEFIELD 4 (PC): UPDATE MENU UI


Belum lama ini Battlefield merilis seri terbarunya, yaitu Battlefield 1 (BF1), akan tetapi EA selaku publisher belum lepas tangan terhadap Battlefield 4 (BF4) yang telah rilis 4 tahun lalu. BF1 mungkin saat ini memang masih digemari oleh para penggemar seri Battlefield dan juga masih disayang oleh EA.

BF4 memang masih memiliki banyak pemain didalamnya, memang BF4 ini adalah seri terasik dari battlefield series. Berbeda dengan BF1 yang telah saya mainin selama 89 jam itu telah membuat saya cukup bosan.

Pagi tadi (17/03/2017), BF4 mendapat update berukuran 3,8GB. Update yang berukuran cukup besar ini berisi update yang memperbarui Menu UI/Tampilan BF4 sebelum memasuki server. Dengan kata lain BF4 secara resmi mengganti penggunaan Battlelog yang dinilai memiliki banyak bug/error. Jadi gak perlu lagi repot-repot menginstal Battlelog,PunkBuster,dll pada browser.

Nah untuk MENU UI-nya sendiri, sangat mirip dengan MENU UI BF1. Pada update kali ini dapat diakui loading game BF4 menjadi lebih cepat, hal ini mungkin disebabkan karena tidak lagi digunakannya browser melainkan menggunakan launcher.

Menurut informasi yang saya dapat, dengan datangnya update ini banyak pemain lama yang kembali bermain BF4, entah untuk kembali bermain setelah vakum atau sekedar melihat update-nya yang seperti BF1. 

Berikut adalah foto-foto hasil jepretan layar dari permainan BF4.
Menu

Server Browser

Server Info

Player Status

CAMPAIGN

Player Status : Weapon
 

Saturday, January 21, 2017

Pengalaman Pertama Bermain Battlefield 1 Multiplayer


     Setelah 3 Bulan perilisan-nya akhirnya EA memberikan diskon yang cukup 'wah' beberapa minggu kemarin. Namun saya baru sempat menulis artikelnya dikarenakan sedang sibuk dengan aktifitas sekolah dengan segala jenis bentuk bimbel hehehe.
     Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Battlefield 1:Multiplayer. Kenapa Multiplayer-nya yang kita bahas? Saat ini orang-orang membeli Battlefield hanya untuk memainkan Multiplayer-nya, dan mengabaikan ceritanya.
     Game ini langsung booming setelah mengeluarkan Trailer pertama-nya dan membuat rivalnya, yaitu COD yang mengeluarkan seri Infinite Warfare harus menelan banyak tombol dislikes pada trailer pertama COD:IW.
     Sebagai warga negara Indonesia yang letak rumahnya berada di paling ujung wilayah Asia Tenggara yang pertama saya tanyakan kepada teman-teman saya yang sudah membeli game ini sejak awal perilisannya. Saya bertanya "Bro, server asia-nya apa aja?" , lantas teman saya itu menjawab "Baru jepang doang".  
     Sebenarnya saat itu saya ingin menahan dompet saya terlebih dulu untuk tidak membeli Battlefield 1 sebelum ada server privatenya. Akan tetapi hati saya luluh setelah menemukan pedagang yang sedang merayakan ulang tahun toko-nya dan memberikan diskon ganda kepada saya huhuhu. Ngomong-ngomong saya mendapatkan game Battlefield 1 : Standart Edition ini dengan harga hanya Rp 350.000,- saja.

1. Server
Battlefield 1 Server Browser
     Untuk saat ini server Battlefield 1 untuk wilayah asia sendiri hanya baru tersedia server yang letaknya berada di Jepang. Sangat disayangkan padahal sudah 3 bulan rilis akan tetapi belum ada server privatnya. Untuk saya sendiri yang masih menggunakan internet dengan sistem tembaga hanya mendapatkan ping 120-150, ping yang cukup besar akan tetapi masih layak untuk dimainkan.

2. Bertemu hacker? bersabarlah ini ujian
     Jika anda menemukan hacker saat permainan sedang berlangsung, anda tidak bisa menendangnya keluar dari server. Hal ini dikarenakan tidak ada sistem "Vote Kick"dan juga tidak admin seperti halnya pada Battlefield 4:MP yang hampir di setiap private servernya ada admin yang online. Jika hacker itu berada di tim anda? mungkin anda bisa bernafas lega, akan tetapi jika hacker itu berada di tim lawan? Anda hanya bisa mengibarkan bendera putih.

3. Membuka senjata dengan grinding? Capek!
     Mulai dari seri Battlefield:Hardline untuk membuka senjata kita memang diharuskan melakukan Grinding. Untuk setiap kelasnya (assault,medic,support,scout) kita harus melakukan grinding yang berbeda, kita hanya perlu menaikan level dari setiap masing-masing kelas tersebut untuk membuka senjata, kebayang kan betapa capeknya untuk membuka semua senjata diatas? Dan lebih capeknya senjata itu masih harus kita beli dengan menggunakan Warbonds. Warbonds sendiri didapatkan ketika kita naik pangkat, dan lagi-lagi yang menambahkan kelelahan kita adalah tidak adanya boost exp seperti pada Battlefield 4:MP. (untuk sistem boost exp, saya sendiri belum tahu sistem ini ada atau tidak(?) )

4. Battlepack tidak lagi didapatkan ketika naik pangkat!
     Saya masih bingung dengan yang ini, ketika kita naik pangkat kita tidak lagi dimanjakan dengan diberikan battlepack oleh sistem. Akan tetapi saat ini sejauh yang saya tahu, kita dapat mendapatkan battlepack secara gratis setiap pertandingan berakhir dengan syarat kita harus berada di 3 teratas pada papan skor. Isi dari battlepack juga yang saya ketahui hanya berupa skin-skin mulai dari skin senjata hingga kendaraan.

5. Dogfight jauh lebih mudah
     Pada seri Battlefield 3 dan 4 saya merupakan seorang pilot yang buruk, saya hanya bisa melumpuhkan pesawat dengan misil yang mengincar dan jika sedang ditembaki dari belakang sulit sekali untuk menghidar. Berbanding terbalik pada seri terbaru battlefield ini saya cukup sering melumpuhkan lawan dari udara (=kalimat hiperbola) dan bisa menghindari serangan pesawat lain dengan melakukan manuver-manuver cantik ala pilot akrobatik.

6. Pintar-pintar mengatur loadout, jika tidak anda akan hanya menjadi player penghibur.
     Jika kamu bermain menggunakan kelas assault (penyerang) bermain lah selayaknya penyerang, dengan membawa perlengkapan seorang assault sejati. Dan jika kamu bermain sebagai medis, bermain lah selayaknya kau adalah anggota PMR, jangan pernah melupakan kotak P3K dalam loadout mu, dan jangan lupa juga membawa jarum suntik untuk menghidupkan kembali teman mu yang tewas tertembak. Jangan bermain seperti rambo.

7. Kerja sama sangat dibutuhkan
     Yang namanya game perang-perangan jika kamu ingin menang yang kamu lakukan ya tentu saja harus bekerja sama dengan rekan satu tim-mu terutama rekan skuatmu. Akan tetapi pada seri battlefield terhangat ini kamu bisa memulai game bersama teman-temanmu. Battlefield 1 sendiri mengusung sistem party layaknya DoTa2. Nah dalam party ini kamu dan temanmu akan menjadi rekan 1 skuat, yang dimana akan lebih memudahkanmu untuk berkomunikasi.

     Sejauh yang saya tulis ini, hanya itu yang baru saya ketahui. Mungkin dilain kesempatan saya akan memberikan informasi lainnya seputar Battlefield 1. Jikalau anda bertanya kepada saya apakah tepat untuk membeli game ini? saya akan memberikan jawabannya "Diskon? Yes!" akan tetapi menurut saya game ini tidak cocok buat pemain yang tidak menyukai latar belakang perang masa lampau ini, dan juga game ini cukup cocok buat para penggemar seri battlefield. Sekian dan terimakasih telah membaca artikel ini.